STRATEGI DALAM MENGHADAPI ASEAN OPEN SKY 2015

Sahat Aditua F. Silalahi, Achmad Wirabrata
| Abstract views: 670 | views: 506

Abstract

Pemerintah ASEAN telah menyepakati untuk mengimplementasikan kebijakan ASEAN open sky pada tahun 2015. Kebijakan ini akan memberikan dampak kepada dunia penerbangan, khususnya pada aspek kebebasan terbang melintasi negara-negara ASEAN. Kajian ini akan menganalisis potensi dari sektor transportasi udara terhadap pertumbuhan ekonomi, kondisi dari industri penerbangan Indonesia, posisi dari industri penerbangan Indonesia terhadap negara ASEAN lainnya, dan strategi untuk menghadapi ASEAN open sky. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif di mana data sekunder digunakan untuk basis analisis. Kajian ini menyimpulkan bahwa sektor transportasi udara memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik dilihat dari sisi penawaran maupun permintaan. Indonesia sendiri memiliki potensi yang sangat besar dalam industri transportasi udara, di mana potensi Indonesia pada sektor ini lebih menguntungkan dibandingkan negara ASEAN lainnya. Pemerintah harus mengantisipasi implementasi ASEAN open sky terutama pada aspek manajemen lalu lintas udara dan pembangunan infrastruktur dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan.

Keywords

ASEAN; open sky; penerbangan; pertumbuhan ekonomi

Full Text:

Untitled

References

Buku:

Abidin, S. Z. Kebijakan Publik Edisi 2. Jakarta:Penerbit Salemba, 2012.

Berliner, Don. Aviation: Reaching for the Sky, London: The Oliver Press, Inc., 2004.

Crane, T. G. dan Amawi A. The Theoritical Evolution of International Policy Economy. US: Oxford University Press., 2007.

Dye, T. R. Understanding Public Policy, 6th ed. New Englewood Cliffs: Prentice Hall. Inc., 2005.

Eyestone, R. The Threads of Policy: A Study in Policy Leadership 4th ed. Indianapolis: Babbsmerril., 2005.

Friedrich, J. C. Public Policy 5th ed. Cambridge: Harvard University Press., 2003.

Dunn, W. Public Policy Analysis 5th ed. NY: Prentice Hall. Inc., 2004.

Graham, E. M., J. D. Richardson. Competition Policies for the Global Economy. Washington D.C.: Unknown Publisher, 2007.

Lasswell & Kaplan. Power and Society: A Framework for Political Inquiry 7th ed. New Haven: Yale University Press., 2000.

Nye, J. dan Keohane R. Power and Interdependence: World Politics in Transition. NY: Little Brown and Company., 2007.

Shapiro, C. and H. R. Varian. Information Rules: A Strategic Guide to the Network Economy. Boston: Mass Publishers, 2005.

Jurnal:

Ball, T. “Political Theory and Political Science: Can This Marriage be Saved?”. Theoria: Journal of Social and Political Theory, 2007, pp. 1-22.

Cooper, R. N. “Economics Interdependence and Coordination of Economic Policies”. Journal of International Policy, 2005, pp. 95-114.

Elton, L. “Pengaruh Pemberitaan Surat Kabar terhadap Persepsi Masyarakat Pengguna Jasa Transportasi Udara di Surabaya, Kasus Studi Kecelakaan Pesawat Adam Air”. Jurnal Ilmiah Scriptura, 2007, pp 98- 110.

Fairbanks, Michael. “Propensity to Fly: An Insight into Airlines Market”. Jurnal Prakarsa, 2011, pp. 4-18.

Hoekman, B. “Competition Policy and the Global Trading System”. The World Economy Journal, 2007. pp. 383-406.

Howard, F. “A Study in Airlines Industry: Does It Really Contribute to US Economy?”. Journal of Economic Perspectives, 6 (2), 2003, pp. 34-45.

Johann, P. “Globalization: Is it Creating New Global Asymmetry?”. Labor Studies Journal, 2009, pp. 323-341.

Kendall, P. C. and Hammen, C. “Abnormal Psychology. Understanding Human Problems”. Journal of Applied Psychology, 2008, pp 121-135.

Liebowitz, S. J., Margolis, and Stephen E. “Network Externality: An Uncommon Tragedy”. The Journal of Economic Perspectives. American Economic Association, 2004, pp. 133–150.

Nur Rianto, A. “Kebijakan Internasional dan Dampaknya ke Daya Beli Masyarakat”. Jurnal Ilmiah Ekonomi & Bisnis, 2010, hal. 132-167.

Ritha, F. Gustisyah. “Analisis Faktor-Faktor Pendorong Konsumen untuk Menggunakan Jasa Penerbangan Internasional”. Jurnal Psikologi Konsumen, 2009, hal. 17-31.

Soetopo, L. “Manajemen Pembangunan Bandara: Sebuah Tinjauan Sosial”. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan Binaan. Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung, 2006. hal. 14-36.

Whittle, C. “Open Skies dan Maskapai Penerbangan Indonesia”. Jurnal Prakarsa, 2010, hal. 31-48.

Dokumen:

Analisis Permintaan Sektor Angkutan Umum, Laporan Penelitian Biro Riset Lembaga Manajemen Universitas Indonesia, 2010.

Berita Resmi Statistik No. 78/12/Th. XV, 3 Desember 2012.

Blue Print (Cetak Biru) Ditjen Perhubungan Udara 2005-2024. Mei 2007.

Data publikasi Badan Pusat Statistik Indonesia, 2011.

International Airports Awards. Airport Council International. March 2011.

Japan Aviation Sector Eyes on Open Skies. Japan Aircraft Development Corporation. June 2011.

Kementerian ESDM. 2012. Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia.

Open Skies Treaty Fact Sheet. US Department of State Bureau of Arms Control. March, 2012.

Prospektus PT. Garuda Indonesia pada Penawaran Umum Saham Perdana PT. Garuda Indonesia, Tbk. 2010.

PT. Angkasa Pura II. Laporan Kinerja Triwulan I, 2011.

World Bank & Helios Analysis. “Market Growth versus Competition in Airline Industry”. Bulletin on Airline Industry Overview, June 2011.

Surat Kabar:

“Beli Ratusan Pesawat, Lion Air Keluarkan Duit 21,7 Milyar Dolar AS”. Republika. 18 November 2011.

“Bisnis Asuransi: Sektor Penerbangan Sumbang Pendapatan Premi Rp 746,2 miliar”. Bisnis Indonesia. 7 Januari 2013.

“Menilik Kebijakan Open Sky ASEAN”. Media Indonesia, 6 Juni 2010.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.