ANALISIS POLA KONSUMSI DENGAN PENDEKATAN POLA PANGAN HARAPAN KOTA MEDAN

Mhd Ilham Riyadh
| Abstract views: 3017

Abstract

Ditinjau dari potensi sumber daya wilayah, sumber daya alam Indonesia memiliki potensi ketersediaan pangan yang beragam dari satu wilayah ke wilayah lainnya, baik sebagai sumber karbohidrat maupun protein, vitamin, dan mineral, yang berasal dari kelompok padi-padian, umbi-umbian, pangan hewani, kacang-kacangan, sayur dan buah, dan biji berminyak. Potensi sumber daya pangan tersebut belum seluruhnya dimanfaatkan secara optimal sehingga pola konsumsi pangan rumah tangga masih didominasi beras.
Keanekaragaman konsumsi pangan dan gizi yang sesuai dengan kaidah nutrisi yang seimbang belum terwujud. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) menghitung angka kecukupan energi penduduk Kota Medan Provinsi Sumatera Utara tahun 2010, dan (2) menganalisis perencanaan konsumsi pangan ideal bagi Kota Medan tahun 2010-2015 untuk mencapai skor PPH ideal. Angka Kecukupan Energi Rata-Rata Penduduk (AKERP) Kota Medan tahun 2010 adalah Energi sebesar 2.421,94 Kkal dan protein sebesar 74,03 gram di atas
kandungan gizi yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu energi sebesar 2000 Kkal dan protein sebesar 52 gram kapita/hari. Pola konsumsi penduduk Kota Medan adalah pola pangan pokok beras dengan distribusi kelompok padi-padian sebesar 55,07 persen dari total kalori, sedangkan kelompok pangan dengan distribusi kalori terkecil adalah kelompok gula sebesar 1,37 dari total kalori. Perencanaan konsumsi pangan di Kota Medan menuju ideal mengacu pada kondisi harapan secara nasional yaitu skor pola pangan
sebesar 95 diharapkan dapat dicapai pada tahun 2015 dengan peningkatan skor PPH sebesar 3,5 poin/tahun. PPH Kota Medan untuk tahun 2010 sebesar 82,50. Dengan komposisi mutu dan skor PPH tersebut, maka dapat dinyatakan pola konsumsi pangan penduduk Kota Medan menyerupai pola konsumsi nasional.

Keywords

pola konsumsi; Pola Pangan Harapan (PPH); tingkat kecukupan energi; protein dan PPH ideal

References

Buku:

Baliwati, Y. F, Khomsan, A, Dwiriani C.M,. Pengantar

Pangan dan Gizi. Jakarta: Penerbit Swadaya, 2004.

Badan Pusat Statistik (BPS). Survei Sosial Ekonomi Nasional 2007. Jakarta: BPS, 2008.

Budianto, A. K. Dasar-Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: UMM Press, 2009.

Departemen Kesehatan (Depkes). Pedoman Pemantauan Konsumsi Gizi. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, 2002.

Departemen Pertanian. Analisis Kebutuhan Konsumsi

Pangan. Modul Ketahanan Pangan 03. Pusat Pengembangan Konsumsi Pangan. Jakarta: Badan

Bimas Ketahanan Pangan, 2002.

Dewan Bimas Ketahanan Pangan (DPKP). Kebijakan

Pemantapan Ketahanan Pangan Nasional. Jakarta:

Departemen Pertanian Republik Indonesia, 2001.

Sohardjo. Pangan, Gizi dan Pertanian. Jakarta: Penerbit

Universitas Indonesia, 1986.

Jurnal:

Bastuti, Tri, et al. “Analisis Ketahanan Pangan Regional

dan Tingkat Rumah Tangga. Studi Kasus di Propinsi

Sulawesi Utara. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan

Kebijakan Pertanian.Bogor, 3(1), 2000, hal. 49-51.

Halik, A. “Ketahanan Pangan Masyarakat Pedesaan”. Studi Kasus di Desa Pammusureng, Kecamatan BontoCani, Kabupaten Bone. Jurnal Agrisistem. 3(2), 2007, hal. 18-20.

Martianto, D dan M. Ariani. “Analisis Perubahan Konsumsi

dan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Indonesia dalam Dekade Terakhir”. Info Pangan dan Gizi.Edisi Khusus, 15(2): hal. 67-69.

Muhilal, F. Jalal dan Hardinsyah. “Angka Kecukupan Gizi

yang dianjurkan”. DalamF. G. Winarno et al.(Eds). Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.1998, hal. 843-876.

Rachman, H. P.S. dan S. H. Suhartini. “Ketahanan Pangan Masyarakat Berpendapatan Rendah Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Barat”. Jurnal Agro Ekonomi. 15(2), hal. 36-53.

Laporan:

Apriani, S, Prathivi, M. N. “Analisis Keragaan dan Strategi

Pencapaian Diversifikasi Konsumsi Pangan Provinsi

Banten”. Institut Pertanian Bogor, Bogor, 2009.

Hardinsyah, Y. F. Baliwati, D. Martianto, H. S. Rachman, A. Widodo & Subiyakto. “Pengembangan Konsumsi Pangan dengan Pendekatan Pola Pangan Harapan”.

Pusat Studi Kebijakan Pangan dan Gizi (PSKPG)-IPB dan Pusat Pengembangan Konsumsi Pangan, Badan Bimas Ketahanan Pangan (BBKP)-Departemen Pertanian, Bogor, 2001.

Saliem, H. P., M. Ariani, Y. Marisa, dan T. B. Purwantini. “Analisis Kerawanan Pangan Wilayah dalam

Perspektif Desentralisasi Pembangunan”. Laporan

Hasil Penelitian, Pusat Penelitian dan Pengembangan

Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor, 2002.

Skripsi:

Sembiring, E. T. “Pengembangan Pola Konsumsi Pangan

Penduduk Dengan Pendekatan Pola Pangan Harapan

(PPH) di Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara”.

Skripsi. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya

Keluarga. Institut Pertanian Bogor, Bogor, 2002.

Working Paper:

Food and Agriculture Organization, Regional Office for Asia Pasific (FAO-RAPA). “Expert Consultation of the

asian Network for Food and Nutrition on Nutrition

and Urbanization”. Bangkok, Thailand, 2-5 May 1989.

Makalah:

Latief, D, Atmarita, Minarto. A Basuni, dan R. Tilden.

“Konsumsi Pangan Tingkat Rumah Tangga Sebelum

dan Sesudah Krisis Ekonomi”. Widya Karya Pangan

dan Gizi VII. Jakarta, 29 Februari-2 Maret 2000.

Suryana, A. “Ketahanan Pangan di Indonesia”. Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VIII. LIPI. Jakarta, 17-19 Mei 2004.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.