Penerapan Asas Kehati-hatian Notaris dalam Menjalankan Kewenangannya Berdasarkan UU Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris


Abstract
One of the primary responsibilities of a Notary is to draft authentic notarial documents related to various legal acts, agreements, and determinations. In exercising this authority, a Notary must adhere to the principle of prudence, which is implicitly regulated in the Law on the Office of Notary (Undang-Undang Jabatan Notaris) and the Notary Code of Ethics. However, these regulations need to explicitly define the principle of prudence, creating ambiguity in its application. This article addresses two key research questions: first, how does a Notary implement the principle of prudence in executing their duties as mandated by the Law on the Office of Notary and the Notary Code of Ethics? Second, what indicators can be used to assess this principle’s application in exercising a Notary’s authority? This research adopts a normative legal approach, utilizing statutory, conceptual, and case-based methodologies. The findings of this study are twofold: first, the regulation of the Notary’s principle of prudence is not specifically defined, leaving it as an open norm subject to multiple interpretations. Second, to address these varying interpretations, seven indicators have been identified to evaluate whether a Notary has acted with prudence in carrying out their duties. These indicators should be comprehensively incorporated into the regulations through a Circular issued by the Ministry of Law and Human Rights or through revisions to the Law on the Office of Notary (hard law) and the Notary Code of Conduct (soft law).
Abstrak
Salah satu kewenangan Notaris adalah membuat akta autentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan penetapan, dalam menjalankan kewenangan tersebut hendaknya Notaris menerapkan asas kehati-hatian, sebagaimana diatur secara implisit di dalam Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Permasalahannya, kedua peraturan ini tidak menguraikan secara konkret asas kehati-hatian tersebut sehingga perlu dianalisis mengenai penerapannya. Oleh karenanya, rumusan masalah di dalam artikel ini, yaitu pertama, bagaimana penerapan asas kehati-hatian oleh notaris dalam menjalankan kewenangannya sesuai dengan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris? Kedua, apa saja indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi penerapan asas kehati-hatian oleh Notaris dalam menjalankan kewenangannya? Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, karakteristik pengaturan dari asas kehati-hatian notaris tidak diatur secara spesifik atau sifat pengaturannya dapat dikatakan sebagai open norm, sehingga dalam penerapannya terjadi multitafsir. Kedua, untuk mengatasi keberagaman penafsiran maka ada 7 (tujuh) indikator yang dapat menjadi pertimbangan untuk menilai apakah notaris telah menjalankan kewenangannya dengan hati-hati atau tidak. Tujuh indikator tersebut hendaknya diatur secara komprehensif dalam Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan penyempurnaan Undang-Undang Jabatan Notaris (hard law), serta Kode Perilaku Notaris (soft law).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adryani, Nadhilla Prijanka, “Tanggung Jawab Notaris Untuk Melaporkan Dugaan Terjadinya Tindak Pidana Pencucian Uang.” JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan 7, No. 1 (April 2023): 89-102, http://dx.doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4024
Amanda, Bella Okladea, “Prinsip Kehati-Hatian Notaris di Dalam Pembuatan Akta yang Sempurna.” Recital Review 4, No. 1 (Januari 2022): 218-243. https://
doi.org/10.22437/rr.v4i1.13815.
Andrianto, Albertus Dicky, I Nyoman Putu Budiartha, dan Ni Gusti Ketut Sri Astiti, “Penerapan Asas Kehati-hatian dalam Pembuatan Akta Otentik oleh Notaris.” Jurnal Referensi Hukum 4, No. 1 (Maret 2023): 23-27. https://doi.org/10.55637/jph.4.1.6568.23-27.
Angela, Candella, Anatea Taliwongso Dientje Rumimpunu, dan Muhammad Hero Soepeno, “Kedudukan Akta Otentik Sebagai Alat Bukti dalam Persidangan Perdata Ditinjau dari Pasal 1870 Kuh Perdata.” Lex Administraturm 10, No. 2 (April 2022): 1-15.
Ansori, Faruq dan Eka Putra Satria Anggar, “Analisis Status Pembagian Hak Waris pada Transeksual Ditinjau dari Hukum Waris Adat Minangkabau.” Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora 1, No. 5 (Desember 2024): 192–203. https://doi.org/10.572349/kultura.v1i5.537.
Aris, Mohammad Syaiful, Iqbal Fauzurrahman, Bagus Oktafian Abrianto, Xavier Nugraha, dan Stefania Arshanty Felicia, “A Chance to Defend Regional Heads in The Procedure of Regional Head Dismissal as A Manifestation of The Proportionality Principle.” Jurnal Hukum dan Peradilan 12, No. 3 (Desember 2023): 241-266. http://dx.doi.org/10.25216/jhp.12.2.2023.241-266.
Arsy, Eudea Adeli, Hanif Nur Widhiyanti, dan Patricia Audrey Ruslijanto,
“Tanggung Jawab Notaris terhadap Akta yang Cacat Hukum dan Tidak
Sesuai dengan Ketentuan Pembuatan Akta dalam Undang-Undang Jabatan
Notaris.” Bina Mulia Hukum 6, No. 1 (September 2021): 130-140. https://
doi.org/10.23920/jbmh.v6i1.324.
Budiono, Arief, Dito Pratama Adi Sugiarto, dan Syaifuddin Zuhdi, “Legal
Protection for Notaries in Making Authentic Deeds in Indonesia.” Journal
of Judicial Review 25, No. 1 (Juni 2023): 111-124. https://doi.org/10.37253/
jjr.v25i1.7612.
Burril, Alexander M. A Law Dictionary And Glossary, Vol. 1, Frankfurt: Outlook
Verlag, 2022. Cambridge Dictionary. Meaning of Careful in English. https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/careful.
Consoleo, Aditya Salsabila, Sulasno, dan Rokilah, “Tanggung Jawab Notaris terhadap Keabsahan Identitas Penghadap dalam Pembuatan Akta Pengakuan Hutang dan Kuasa Jual.” Jurnal Hukum Administrasi dan Komunikasi 1, No. 1 (April 2023): 97- 106. https://doi.org10.10.30656/jhak. v1i1.7434.
Dewi, Yetty Komalasari, “The Need to Adopt A Limited Liability Partnership for The Legal Profession in The Partnership Law: A Critical Review From Indonesia’s Perspective.” Cogent Social Sciences 7, No. 1 (November 2021): 1-19. https://doi.org/10.1080/23311886.2021.1999005.
Failaq, Muhammad RM Fayasy, “Transplantasi Teori Fiksi dan Konsesi Badan Hukum terhadap Hewan dan Kecerdasan Buatan sebagai Subjek Hukum.” Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains 1, No. 2 (Desember 2022): 121-133.
Garner. Bryan A. Black’s Law Dictionary, Eighth Edition. Minnesota: West Group, 2004.
Gunadi, Genta Arief, Rajanner P. Simarmata, Catur Widiatmoko, dan Rahadi Budi Prayit, “Peran Stake Holder dalam Pemenuhan Prinsip Business Judgement Rule (BJR) Direksi BUMN.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, No. 1 (April 2021): 405–414. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12400.
Henjoko, Budiman Ginting, dan T. Keizerina Devi A, “Analisis Yuridis tentang Surat Pernyataan para Pihak Terkait Beneficial Owner dalam Pembuatan Akta Notaris.” Rechtsnormen Jurnal Komunikasi dan Informasi Hukum 2, No. 1 (Agustus 2023): 21-31. https://doi.org/10.56211/rechtsnormen.v2i1.282.
Hermanto, Bagus, Nyoman Mas Aryani, dan Ni Luh Gede Astariyani, “Penegasan Kedudukan Penjelasan Suatu Undang-Undang: Tafsir Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Legislasi 17, No. 3 (September 2020): 251-268. https://doi.org/10.54629/jli.v17i3.612.
Ibrahim, Muhammad Raditya Pratama, dan Amad Sudiro, “Kewenangan dan Perlindungan Hukum Bagi Notaris Sebagai Pihak Pelapor Transaksi Mencurigakan.” Masalah-Masalah Hukum 51, No. 2 (April 2022): 188-198. https://doi.org/10.14710/mmh.51.2.2022.188-198.
Janderova, Jana and Petra Hubalkova, “Legal Certainty - Protected Values and Partial Objectives: The Case of the Czech Republic.” Central European Public Administration Review 19, No. 1 (June 2021): 63-82. DOI: 10.17573/cepar.2021.1.03.
Kadarudin. Penelitian di Bidang Ilmu Hukum (Sebuah Pemahaman Awal). Semarang: Formaci, 2021.
Kartika, Dea, “Identitas Penghadap Terhadap Autentisitas Akta Dihubungkan dengan Asas Kehati-Hatian.” Syiar Hukum Jurnal Ilmu Hukum 19, No. 2 (Desember 2020): 173-194. https://doi.org/10.29313/shjih.v18i2.6514.
Koerts, Patrick, “De mondelinge behandeling 'nieuwe stijl' en het verdwenen artikel 134 Rv.” WPNR Weekblad voor Privaatrecht Notariaat en Registratie, No. 1 (November 2020): 880-886. https://research.rug.nl/en/publications/de-mondelinge-behandeling-nieuwe-stijl-en-het-verdwenen-artikel-1
Lilienthal, Gary dan Safinaz Mohd Hussein, “Reasoned Elaboration of Equitable Maxims.” Commonwealth Law Bulletin 46, No. 2 (Juni 2020): 1-22. https://doi.org/10.1080/03050718.2020.1782237.
Manuaba, Ida Bagus Paramaningrat, I Wayan Parsa, dan I Gusti Ketut Ariawan, “Prinsip Kehati-hatian Notaris dalam Membuat Akta Autentik.” Acta Comitas: Jurnal Hukum Kenotariatan, 3, No. 1, (Mei 2018): 59-74. https://dx.doi.org/10.24843/AC.2018.v03.i01.p05.
Merlyania, Dwi, Annalisa Yahanana, dan Agus Trisakab, “Kewajiban Pembacaan Akta Otentik oleh Notaris di Hadapan Penghadap dengan Konsep Cyber Notary.” Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 9, No. 1 (Mei 2020): 36-47. http://dx.doi.org/10.28946/rpt.v9i1.358
Naja, Daeng. Malapraktek Notaris. Cet. 1. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2022.
Nasution, Alfi Syahrin, “Penentuan Standar Itikad Baik Direksi atas Kebijakan Bisnis yang Mengalami Kerugian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.” Tesis, Fakultas Hukum, Universitas Sumatera Utara, Medan 2018.
Ngwoke, Rita Abhavan, Ibiene P Mbano, and Oriaifo Helynn, “A Critical Appraisal of Doctrinal and Non-Doctrinal Legal Research Methodologies in Contemporary Times.” International Journal of Civil Law and Legal Research 3, No. 1 (January 2023): 8-17.
Nuhi, Muhammad Hanan, “Urgensi Pembentukan Aturan dalam BPH Migas sebagai Optimasi Kelalaian Safety Standards Depot Minyak Pertamina.” Forschungsforum Law Journal 11, No. 1 (Januari 2024): 41-51.
Pai’pin, Hamzah, Sufirman Rahman, and Salle, “Analisis Yuridis terhadap Putusan Hakim yang Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima.” Journal of Lex Generalis 3, No. 4 (April 2020): 617-633.
Pardede, Sudarto, Rembrandt, dan Yussy Adelina Mannas, “Pelaksanaan Audit Kepatuhan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau terhadap Penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa oleh Notaris di Kabupaten Kampar.” Innovative: Journal of Social Science Research 4, No. 1 (Januari 2024): 3286–3299. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7592.
Paskadwi, Bunga Mentari, “Peran dan Tanggung Jawab Notaris Terkait Pengenalan Penghadap serta Akibat Hukum atas Pembuatan Akta Autentik oleh Notaris (Studi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 366/PID.B/2021/PN.JKT.SEL).” Indonesian Notary 4, No. 26 (Mei 2022): 566-589.
Pintoko, Pribadi Bombong Fiqtian, “Pertanggungjawaban Notaris/Ppat Sebagai Intelectual Dader Dibidang Perpajakan dalam Melaksanakan Tugas Jabatan.”, Jurnal Education And Development 9, No. 4 (Oktober 2021): 148-152. https://doi.org/10.37081/ed.v9i4.3075.
Pokhrel, Adv. Bishnu, “A Study on Importance of Legal Research in the Domain of Public Interest Litigation in Nepal.” Paper. December 26, 2020. https://ssrn.com/abstract=4311994.
Pratama, Brilian, Happy Warsitoa, dan Herman Adriansyaha, “Prinsip Kehati-hatian dalam Membuat Akta Oleh Notaris.” Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 11, No. 1, (Mei 2022): 24-33. http://dx.doi.org/10.28946/rpt.v11i1.1640.
Putra, Rangga Prayudha, Ismansyah Ismansyah, dan Azmi Fendri, “Legal Protection for a Notary in the Case of Data Falsification by the Parties (Case Study Number 385/K/Pid/2006)”, International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding 6, No. 6 (Desember 2019): 677-681, http://dx.doi.org/10.18415/ijmmu.v6i6.1290.
Putri, Kerina Maulidya, Ichsan Anwary, dan Diana Haiti, “Kewajiban Notaris melakukan Pembacaan dan Penandatanganan Akta di Depan Semua Pihak secara Bersama-Sama.” Notary Law Journal 1, No. 2 (April 2022): 157-175. https://doi.org/10.32801/nolaj.v1i2.21.
Rahmawati, Fathira, Syahpawi, dan Nurnasrina, “Kajian Yuridis Pengelolaan Manajemen Risiko pada Perbankan Syariah.” Money: Journal of Financial and Islamic Banking 2, No. 1 (Januari 2024): 69-80. https://doi.org/10.31004/money.v2i1.23805.
Reynaldi, Muhammad Ruchiyat, dan Habib Adjie, “Peran Notaris Pembuat Akta Tanah dalam Meminimalisir Sengketa Tanah.” Jurnal Hukum 20, No. 2 (Oktober 2023): 522-530.
Setiawan, Khafid, Bhim Prakoso, dan Moh Ali, “Notaris dalam Pembuatan Akta Kontrak yang Berlandaskan Prinsip Kehati-hatian.” Jurnal Ilmu Kenotariatan 2, No. 2 (November 2021): 43-52. http://doi.org/10.19184/JIK.v2i2.20919.
Setiawan, Peter Jeremiah, Xavier Nugraha, Ardhana Christian Noventri, dan Kadek Anda Gangga Putri, “Pengaturan Kedudukan Keterangan Saksi dalam Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga.” Negara Hukum 13, No. 2 (November 2022): 167-183, http://dx.doi.org/10.22212/jnh.v13i2.3247.
Setyawan, Vincent Patria dan Itok Dwi Kurniawan, “Permaafan Hakim dalam Pembaruan Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Jurdikum 1, No. 2 (Juni 2023): 20-24, https://doi.org/10.59435/jurdikum.v1i1.97.
Sudarmayana, I Made Lanang, Dewa Gede Sudika Mangku, Ni Putu Rai Yuliartini, dan Komang Febrinayanti Dantes, “Perlindungan Hukum terhadap Warisan Budaya Indonesia Guna Menanggulangi Klaim dari Negara Asing Ditinjau dari Hukum Internasional.” Jurnal Komunikasi Hukum 8, No. 2 (Agustus 2022): 720-730. http://dx.doi.org/10.23887/jkh.v8i2.52020.
Thyawarta, Charlie dan Markoni, “Studi Kasus Pertanggungjawaban Hukum Notaris dalam Pembuatan Akta Otentik Ditinjau dari Prinsip Kehati-hatian.” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 7, No. 1 (Januari 2024): 1791-1800.
Utama, Deka Indra Putra dan Indratirini, “Kewenangan dan Peranan Notaris dalam Pembuatan Akta Pendirian Perusahaan.” Rechtsnormen Jurnal Komunikasi Dan Informasi Hukum 2, No. 2 (April 2024): 318-329. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i2.1660.
Wardhani, Sang Ayu Made Ary Kusuma dan Ni Made Julianti, “Tanggung Jawab Notaris terhadap Legalisasi Akta Dibawah Tangan.” Kerta Dyatmika 17, No. 2 (September 2020): 45-55. https://doi.org/10.46650/kd.17.2.985.45-55.
Wijaya, Vivi Carolin, Anita Afriana, dan Badar Baraba, “Perlindungan Hukum Secara Keperdataan bagi Klien Notaris yang Mengalami Kerugian Akibat Diterbitkannya Akta Autentik yang Cacat Hukum oleh Notaris.” ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan 7, No. 1 (Desember 2023): 15-30. https://doi.org/10.23920/acta.v7i1.1332.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Refbacks
- There are currently no refbacks.