KEBIJAKAN PENETAPAN UPAH MINIMUM DI INDONESIA

. Izzaty, Rafika Sari
| Abstract views: 5019 | views: 2664

Abstract

Penetapan upah minimum berperan dalam meningkatkan upah para pekerja yang masih berpendapatan di bawah upah minimum. Upah minimum yang ideal akan mampu memenuhi harapan pekerja, pengusaha, dan pencari kerja. Kebijakan upah minimum tidak hanya berdampak pada upah pekerja dengan tingkat upah di sekitar upah minimum, tetapi juga berdampak ke seluruh distribusi upah, harga, iklim usaha, dan penyerapan tenaga kerja. Paper ini bertujuan untuk mengetahui tahapan penetapan upah minimum dan kebijakan yang mempengaruhi penetapan upah minimum di Indonesia. Metode yang digunakan dalam membahas studi ini adalah metode deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dan publikasi yang ada. Penetapan upah minimum masih menghadapi kendala di antaranya mekanisme bersifat adhoc dan tidak pasti sehingga upah minimum sulit diprediksi dan diperhitungkan. Penetapan upah minimum yang ada saat ini hanya memperhatikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan belum memperhatikan faktor lainnya seperti pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan usaha marjinal. Pemerintah perlu berhati-hati dalam menaikkan upah minimum untuk menghindari sejumlah masalah berupa tingkat ketidakpatuhan yang tinggi dan menghambat ekspansi lapangan kerja. Upah minimum yang ideal akan mampu memenuhi harapan pekerja, pengusaha, dan pencari kerja.

Keywords

kebijakan upah minimum; produktivitas; kebutuhan hidup layak; pekerja

Full Text:

Untitled

References

Buku:

Deliarnov. Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa, 2009.

Mankiw, Gregory. Teori Makro Ekonomi. Jakarta: Erlangga, 2003.

Shamad, Yunus. Pengupahan Pedoman Bagi Pengelola Sumberdaya Manusia. Jakarta: Bina Sumber Daya Manusia, 1992.

Sidauruk, Markus. Kebijakan Pengupahan di Indonesia: Tinjauan Kritis dan Panduan Menuju Upah Layak. Jakarta: PT. Bumi Intitama Sejahtera, 2011.

Simanjuntak, Payaman J. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit UI, 2002.

Starr, Gerald. Minimum Wage Fixing. Alih bahasa Sentanoe Kertonegoro. Jakarta: Penerbit Yayasan Tenaga Kerja Indonesia, 1997.

Thesis:

Giannie. ”Pengaruh Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Berpendidikan Rendah di Sektor Industri dan Perdagangan”. Thesis, Universitas Indonesia, 2009.

Jurnal:

Alatas, Vivi and Cameron, Lisa A. “The Impact of Minimum Wages on Employment in a Low-Income Country: A Quasi-Natural Experiment in Indonesia”. Industrial and Labor Relations Review, 61(2), 2008, pp. 201-223.

Bambang, Widianto. “Kebijakan Upah minimum dan Perluasan Kesempatan Kerja”. Tinjauan Kebijakan Ekonomi, 1, Jakarta: Bappenas, 2003.

Bird, K and Manning, C. “Minimum Wages and Poverty in a Developing Country Simulations from Indonesia Household Survey”. World Development, 36(5), 2008, p.916-933.

Gindling, T. H. and Terrel, Katherine. “The Effects of Multiple Minimum Wages Throughout The Labor Market: The Case of Costa Rica”. Labor Economics, 14, 2007, pp. 485-511.

Islam, Iyanatul and Nazara, Suahasil. “Minimum Wage and The Welfare of Indonesian Workers”. Occasional Discussion Paper Series, 3, ILO, 2000.

Kristensen, Nicolai and Cunningham, Wendy. “Do Minimum Wages in Latin America and the Caribbean Matter?Evidence from 19 Countries”. World Bank Policy Reseach Working Paper, 3870, 2006.

Manning, C dan Roesad, K. “The Manpower Law 2003 and Its Implementing Regulations: Genesis, Key Articles, and Potential Impact”. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 43(1), 2007, pp. 59-86.

Priyono, Edi. “Situasi Ketenagakerjaan Indonesia dan Tinjauan Kritis Terhadap Kebijakan Upah Minimum”. Jurnal Analisis Sosial, 7(1), 2002.

Rama, M. “The Consequences of Doubling The Minimum Wage: The Case of Indonesia”. Industrial and Labor Relations Review, 54, 2000, pp. 864-881.

Sinaga, Tianggur. “Kebijakan Pengupahan di Indonesia”. Jurnal Ketenagakerjaan, 3(2), 2008, hal. 29-46.

Suryahadi, A, et al. “Wage and Employment Effects of Minimum Wage Policy in Indonesian Urban Labor Market”. SMERU Research Report, Jakarta, 2001.

Makalah:

Alatas, Vivi. “Perkembangan Upah Minimum”. Makalah Diskusi Publik, Jakarta: CSIS, September 2013.

Aswicahyono, Haryo dan Kartika, Pratiwi. “Perdagangan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Lapangan Kerja”. Policy Brief. (http://www.dlsu.edu.ph/research/centers/aki/_pdf/_onGoingProjects/_indonesia/pbTradeGrowth.pdf., diakses 6 Mei 2013).

Aswicahyono, Haryo. ”Masalah Perburuhan: Simalakama Memenuhi Berbagai Harapan”. Makalah Diskusi Publik, Jakarta: CSIS, 2013.

Bird, K and Manning, C. “Impact of Minimum Wage Policy of Employment and Earnings in the Informal Sector: The Case of Indonesia”, 2002.

Maloney, W. and Nunez, J. “Measuring the Impact of Minimum Wages: Evidence from Latin America”, 2004.

Prasetyantoko, A.A, Et.al. “Dampak dan Respon Dunia Usaha terhadap Kebijakan Upah Minimum Provinsi: Survei Industri Alas Kaki dan Garmen”. Diskusi Publik, Jakarta: CSIS, 2013.

Saget, Catherine. “Fixing Minimum Wage Levels in Developing Countries: Common Failures and Remedies”. ILO, Jakarta, 2006.

Simanjuntak, Pajaman J. “Issues on Industrial Relations in Indonesia”. The Department of Manpower of The Republic of Indonesia, 1992.

Tambusai, Muzni. “Pengupahan Dalam Hubungan Kerja”. Direktorat Jenderal Pembinaan.

Dokumen:

Badan Pusat Statistik. Data Sakernas 2012. Jakarta, 2012.

Bappenas. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014. Buku II. Jakarta, 2010.

International Labour Organization. “Kebijakan Upah Minimum di Indonesia”. Policy Paper. Jakarta, 2012.

KPPOD Brief. “Kesejahteraan Buruh dan Daya Saing Perusahaan”, edisi Maret-April 2013, hal.16. (http://www.kppod.org/datapdf/brief/KPPOD-brief-mar-apr-2013.pdf).

World Bank. Laporan Ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta, 2010.

Website:

Hatta. “Perburuhan: Menjaga Keseimbangan Upah dan Produktivitas”, (http://wartaekonomi.co.id/berita7450/perburuhan-menjaga-keseimbangan-upah dan-produktivitas-bagian-ii.html, diakses 20 Maret 2013).

Ikhsan, Mohammad. “Upah Minimum Regional dan Kesempatan Kerja: Mencari Jalan Tengah”, (http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/blob/F1500/Upah%20Minimum%20Regional%20dan%20Kesempatan%20Kerja.htm, diakses 10 Januari 2013).

Lee, Chang Hee. “The Minimum Wage”. 2007 (http://www.amrc.org.hk/alu_article/wages/the_minimum_wage, diakses 6 Maret 2013).

Rutkowski, Jan. “The Minimum Wage: Curse or Cure?” (http://web.worldbank.org/archive/website01022A/WEB/.../MINIMUMW.PDF), p.6.

“UMR = Upah Minimum Rasional”, (http://www.bisnis.com/m/umr-upah-mininum-rasional, diakses 4 September 2013).

Surat Kabar/Majalah.

”Penangguhan Upah Ditagih”. Kompas, 7 Februari 2013.

Peraturan Perundang-Undangan:

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Kepmenakertrans Nomor 17 Tahun 2005 Tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pancapaian Kebutuhan Hidup Layak.

Kepmenakertrans Nomor 13 Tahun 2012 Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak.

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.

Keputusan Presiden Nomor 107 Tahun 2004 tentang Dewan Pengupahan.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.