Revolusi Mental dalam Perspektif Budaya Jawa: Analisis Melalui Pemikiran Pierre Bourdieu

Ujianto Singgih Prayitno

Abstract

The socio-cultural conditions of today's society are increasingly worrisome, whether viewed from the relationships between individuals or groups that are not harmonious, also the tendency of people who use violence as a mechanism to solve the problems they faced. Such concerns need to be resolved immediately, and the Mental Revolution as an idea gains its momentum. The approach developed in this analysis is the concepts of practice and action implementation, by examining the role of Javanese culture. The selection of Javanese Culture as the basis for the development of Mental Revolution value is inseparable from the culture or ethnic Javanese as the largest ethnic group in Indonesia which reaches 40 percent of the population. Dominant culture is a substantive model that reflects the fact that there is a rule of action in social life that is mutually agreed upon in emerging social interactions. Most Javanese everywhere, tend to maintain their Javanese ethnicity in their daily lives.

Kondisi sosial budaya masyarakat dewasa ini makin mengkhawatirkan, baik dilihat dari relasi antar individu ataupun kelompok yang tidak harmonis, juga kecenderungan masyarakat yang menggunakan kekerasan sebagai mekanisme penyelesaian masalah yang dihadapinya. Kekhawatiran tersebut perlu segera diselesaikan, dan revolusi mental sebagai sebuah gagasan mendapatkan momentumnya. Pendekatan yang dibangun dalam analisis ini adalah konsep-konsep praktik dan pelaksanaan tindakan, dengan mengkaji peran kebudayan Jawa. Pemilihan Budaya Jawa sebgai dasar bagi pengembangan nilai Revolusi Mental, tidak terlepas dari budaya atau etnik Jawa merupakan etnik terbesar di Indonesia yang mencapai 40 persen dari populasi. Kebudayaan dominan adalah sebuah model substantif yang merefleksikan kenyataan yang memperlihatkan adanya aturan main dalam kehidupan sosial yang disetujui bersama dalam interaksi sosial yang muncul. Kebanyakan orang Jawa dimanapun berada, cenderung untuk mempertahankan kesukubangsaan mereka yang Jawa dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Keywords

structural; habitus; Javanese culture; Mental Revolution; struktural; habitus; budaya Jawa; Revolusi Mental.

Full Text:

pdf

References

Jurnal

Jensen, M C., and W H. Meckling. 1976. Theory of the firm managerial behavior, agency cost and capital structure. Journal of Finance and Economics 3: 305 – 360.

Moncrieffe, J. 2006. The Power of Stigma: Encounters with ‘Street Children’ and ‘Restavecs’ in Haiti. IDS Bulletin 37(6): 31-46.

Nas, Peter J. M. 1998. Global, Nasional, and Lokal Perpektives Itroduction. Dalam Globalization, Localization In Indonesia. Bijdragen Tot de Taal Land en Volkenkunda. No.154.2. KITLV.

Navarro, Z. 2006 In Search of Cultural Intepretation of Power. IDS Bulletin 37(6): 11-22.

Buku

Alfian, Nazaruddin Syamsuddin (Ed), 1991. Profil Budaya Politik Indonesia. PT Temprint; Jakarta.

Anderson, Benedict Richard O’Gorman. 1996. Mythology and the tolerance of the Javanese Cornell Modern Indonesia Project, Southeast Asia Program, Cornell University.

Bourdieu, P. 1980. The Logic of Practice. Stanford: Stanford University Press.

Bourdieu, P. 1984. Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. London: Routledge

Bourdieu, P. 1986. ‘The Forms of Capital’. Handbook of Theory and Research for the Sociology of Capital.

J. G. Richardson. New York: Greenwood Press: 241-58.

Burns, Tome R dkk. 1987. Manusia, Keputusan, Masyarakat. Teori Dinamika antara Aktor dan Sistem untuk Ilmuwan Sosial. Penerjemah Soewono Hadisoemarto Jakarta: Pradnya Paramita.

Burrel, G. dan G. Morgan. 1993. Sociological Paradigms and Organizational Analysis. New York: Ashgate Publishing Company.

Coulon, Alain. 2008. Etnometodologi. Jakarta: Penerbit Lengge bersama Kelompok Kajian Studi Kultural. Diterjemahkan dari L’ethnometodologie. Paris: Presses Universitaires de France.

Cox. 2004. Poverty Alleviation Programs in the AsiaPacific Region. Seminar, 3rd March, Jakarta.

Danim, Sudarman. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Featherstone, Mike. 2001. Posmodernisme dan Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gauthama, M. P. (Ed.). 2003. Budaya Jawa dan Masyarakat Modern. Jakarta: P2KTPW BPPT.

Gaventa, J. 2003. Power after Lukes: a Review of the Literature, Brighton: Institute of Development Studies.

Geertz, Clifford. 1989. Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Geertz, Hildred. 1983. Keluarga Jawa. Jakarta: Grafiti Press

Jong. 1976. Salah Satu Sikap Hidup Jawa Orang Jawa dalam Endraswara, Suwardi. 2006. Falsafah Hidup Jawa. Yogyakarta: Cakrawala

Kanungo, Mendonca, 1996, Ethical Dimensions of Leadership, SSBE, London, New Delhi: Sage Publication, Thousand Oaks,

Katoppo, Aristides (ed). 1979. Satu Abad Kartini (1879- 1979). Jakarta: Sinar Harapan

Korten, David, C. 2002, Menuju Abad Ke-21, Tindakan Sukarela dan Agenda Global, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kuntowijoyo. 2006. Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Magnis-Suseno, Franz. 1996. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia.

Marbangun, Hardjowirogo. 1995. Manusia Jawa. Jakarta: PT Toko Gunung Agung.

Moleong, L.J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan Ke-13. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Murniatmo, G., Sumintarsih, Sukari, Ariani, C., Nurwanti, Y. H. 2000). Aktualisasi Nilai Budaya Bangsa di Kalangan Generasi Muda di Yogyakarta.

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional. Jakarta: Depdikbud.

Najid, Muhammad dkk (Ed), 1996. Demokrasi dalam Perspektif Budaya Nusantara. LKPSM; Yogyakarta.

Neuman, L.W. 1997. Social Reseach Methodes: Qualitative & Quantitative Approach. Boston: Allyn Bacon.

Poloma, M. Margaret. 1994. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: Penerbit RajaGrafindo Persada. Diterjemahkan dari Contemporary Sociological Theory. Third Edition

Raho, Bernard. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Penerbit Prestasi Pustaka Publisher.

Richard I. Mann (Ed). 1996. The Culture of Business in Indonesia. California: Gateway Books the University of California.

Ritzer, G, D.J. Goodman. 2003. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Penerbit Prenada Media. Diterjemahkan dari Moder Sociological Theory. Sixth Edition. Soemardjan, S. 1962. Social Changes in Jogjakarta. New York: Cornell University Press.

Supadjar, Damardjati. 1989. Keserasian Agama dan Budaya yang Tercermin pada Beberapa Kepustakaan Jawa, dalam Moralitas Pembangunan Perspektif Agama-agama di Indonesia. Yogyakarta: Tiara wacana.

Internet

Gunawan. 2007. “Dominasi Kebudayaan Jawa dalam Penerapan Politik Indonesia”, https://grelove jogja.wordpress.com/ 2007/07/24/ dominasi-kebudayaanjawa-dalam-penerapan-politik-indonesia, diakses 12 September 2017.


DOI: https://doi.org/10.46807/aspirasi.v8i2.1267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.